Tengkleng Gajah
Posted on Wednesday, December 15th, 2010 | 246 viewsDiawali dengan ketidak-puasan Hartono dengan porsi tengkleng (daging kambing muda) yang dijual di warung ataupun rumah makan yang menyediakan menu tengkleng, dimana irisan dagingnya terlalu kecil atau porsinya yang terlalu sedikit, Hartono yang juga maniak tengkleng mendirikan warung makan tengkleng gajah. Nama gajah diambil bukan karena penggunaan daging gajah sebagai bahan baku menu tengkleng di warungnya, namun lantaran porsinya yang super dan irisan dagingnya yang terbilang mantap.
Bagi anda para penikmat kuliner, belum lengkap kunjungan anda di Jogja jika belum mencicipi tengkleng gajah yang terletak di Jalan Kaliurang Km 9,3, Ngaglik, Sleman, Jogja. Hidangan kuliner yang terbuat dari tulang kambing muda yang diramu dengan beragam rempah-rempah khas memberikan sensasi rasa tersendiri. Hartono mengatakan kuah tengkleng ini dibuat dari campuran bumbu kemiri, kunyit, bawang merah dan bawang putih. Bumbu-bumbu tersebut kemudian direndam bersama tulang kambing muda dan dimasak hingga 4 jam. Tidak heran jika bumbu pun terasa meresap dan daging tengkleng yang dipotong besar-besar inipun menjadi sangat empuk.
Share on Facebook
Tweet



