Rabu, Pameran “Khoja Jawa” Kelompok Kandang Jaran Di Gallery Katamsi FSR ISI Yogyakarta

Sebuah Pameran Kolaborasi dalam rangka Parallel Events Biennale Jogja XI 2011 bertajuk “Khoja Jawa” akan diselenggarakan di Gallery Katamsi Fakultas Seni Murni ISI Yogyakarta, Rabu (21/12) hingga Rabu (4/1/2012).

Pameran ini diinisiasi oleh Kelompok Kandang Jaran yang beranggotakan penulis dan peneliti (Ikun SK, Taufik Nur Rochman, Muhammad Abe, Irfanuddien Ghozali), fotografer ( Budi N.D. Dharmawan, Galatia Puspa Sani, Arya Suksma), perupa (Keluarga Mahasiswa Seni Lukis ISI Jogja, Arif Wijayadi, Irvan Noviansyah, Fauzan Riza) , serta musisi Jazz ( Angrian Hida, Gian Afrisando, Diwa Hutomo, Eko Widyamanto ).

Berbagai sumber menyebutkan, komunitas Khoja lahir di tanah India jauh sebelum periode British Raj, periode yang merujuk pada kekuasaan Britania di tanah India.

Sekarang, mereka telah menyebar ke berbagai negara. Khoja yang bermigrasi ke tanah Jawa, sebenarnya sedang tidak sungguh – sungguh pergi dari asalnya, tanah India. Mereka adalah diri yang keluar dari tubuhnya yang kemudian masuk bersemayam dalam tubuh saudaranya.

Pengalaman Khoja Jawa tersebut bisa menjadi refleksi ditengah terancamnya isu ‘toleransi’ dan visi idealis keragaman dan heterogenitas oleh kekuatan-kekuatan fundamentalis yang memiliki pandangan reduksionis sempit atas dunia; seperti yang digelisahkan kurator Biennale Jogja XI dalam tulisan mereka.

Ikun SK, mencatat dengan puitis catatan perjalanannya di Pekojan Semarang :

Catatan Pekojan

Jalan Pekojan (Nop/2011)

Ini sebuah jalan yang ramai.

Lebarnya 8 meteran.

Dengan emperan selebar 1 meteran.

Memanjang sejauh nama jalan.

Mungkin sepanjang 1,5 kilometeran

Mobil-mobil parkir di sisi timur.

Kadang diselingi motor.

Kadang motor memilih di sisi seberang

Tak semua toko buka.

Pintu yang usang menandai

Betapa lama toko tlah mengancing diri.

Ini jalan membujur ke selatan

Di mulut utara Kota Lama

Di ujung selatan sebuah jembatan

Seterusnya pecinan

Klentheng dan restoran

Ini jalan Pekojan

Padatnya parkiran menutup toko-toko yang berjualan

Tapi ini bukan sebuah jalan

Tempat orang Semarang berjalan-jalan

Menonton dagangan yang dipamerkan

Ini sebuah jalan dengan gerah kota sisa pelabuhan

Pembukaan pameran “Khoja Jawa” pada Rabu (21/12 ) pukul 19.00 WIB direncanakan akan dilakukan Rektor ISI Yogyakarta Prof. Dr. A.M. Hermien Kusmayati.(Jogjanews.com/joe)



Share on Facebook


Leave a Reply