Upacara Pamitan Pengantin, KPH Yudanegara Diharuskan Menjaga GKR Bendara
Posted on Saturday, October 22nd, 2011 Under Berita
Rangkaian acara Pernikahan Agung Kraton Yogyakarta yang terakhir adalah upacara Pamitan pengantin kepada Sri Sultan Hamengku Buwono X, Rabu (19/10) di Gedung Jene yang berada di sisi barat Bangsa Kencana yang menjadi tempat upacara Panggih Pernikahan Agung Kraton Yogyakarta, Selasa( 18/10).
Pengantin Kraton Yogyakarta, GKR Bendara-KPH Yudanegara memulai upacara Pamitan dengan keluar dari Bangsal Kesatrian dengan diiringi rombongan kedua pengantin antara lain, dua penganthi pengantin putri dan dua penganthi pengantin putra serta GBPH Hadikusumo.
Setelah sampai di depan Gedung Jene rombongan berhenti sejenak. Setelah itu, pengantin dipersilakan masuk ke dalam Gedung Jene untuk memulai upacara Pamitan.
Tersedia sepuluh kursi, lima kursi untuk keluarga GKR Bendara dan lima kursi untuk keluarga KPH Yudanegara dengan posisi saling berhadapan.
Dalam upacara Pamitan pengantin ini, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan rasa bahagianya karena pernikahan putrinya dengan KPH Yudanegara berlangsung lancar.
Sebagai manusia yang tak luput dari salah, Sultan juga menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga KPH Yudanegara apabila ada kekurangan dalam penyelenggaraan pernikahan.
Dalam upacara Pamitan pengantin ini, Sultan juga memberi nasehat kepada kedua pengantin yang akan mengarungi kehidupan di luar Kraton Yogyakarta. Sri Sultan dalam nasehatnya mengatakan, agar kedua pengantin selalu menjaga kehormatan dan integritas keluarga, selain itu KPH Yudanegara diminta Sultan harus bisa melindungi keluarganya secara baik karena setelah menikahi GKR Bendara, mereka berdua harus bisa hidup mandiri tanpa campur tangan Sultan.
Sementara wakil keluarga KPH Yudanegara menyampaikan rasa terima kasih atas pelayanan yang diberikan pihak Kraton Yogyakarta kepada pihak kelurga KPH Yudanegara. Selain itu, keluarga KPH Yudanegara meminta maaf jika selama di dalam Kraton Yogyakarta telah berbuat yang tidak benar sesuai dengan adat kraton.
Usai upacara Pamitan, dihadapan para wartawan foto, dilakukan pengambilan foto keluarga. Selanjutnya GKR Bendara dan KPH Yudanegara akan pergi ke Jakarta karena KPH Yudanegara bekerja di Jakarta. (Jogjanews.com/joe)
Sumber : JogjaNews.Com
Share on Facebook
Tweet


