Entang Wiharsa Akan Buka Pameran Tunggal “Menjawab Kegelisahan” Gede Oka Astawa
Posted on Friday, December 9th, 2011 Under Pameran
Seniman muda Bali yang kini menempuh pendidikan seni rupa di Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta, Gede Oka Astawa akan berpameran tunggal yang kedua dengan tajuk pameran “Menjawab Kegelisahan”.
Pameran Tunggal “Menjawab Kegelisahan” ini akan dipamerkan di Tembi Rumah Budaya Yogyakarta, Senin- (12/12) hingga Minggu (1/1/2012). Pameran akan dibuka seniman internasional Entang Wiharso dengan kurator Hendra Himawan serta penulis Hardiman.
Pameran ini terjadi karena ingin membuktikan perupa yang masih bersetatus mahasiswa bisa menunjukan kreatifitasnya dan masuk ke dalam medan sosial seni rupa. Munculnya pameran ini karena kegelisahan para mahasiswa seni yang dipandang sebelah mata karena dianggap tidak mempunyai pengaruh dan belum siap dalam pertanggung jawaban karya, jadi mahasiswa sulit bisa menembus medan sosial seni itu dengan proses kreatifitasnya.
“Saya selaku perupa yang berpameran tentunya tidak akan merasa puas sampai disini karena ini merupakan proses naik satu tangga untuk mencapai tujuan disana, ini merupakan catatan perjalanan saya,” ujar mahasiswa semester lima FSR ISI Yogyakarta ini.
“Dalam pameran ini saya ingin merubah persepsi masyarakat bahwa mahasiswa bisa menampilkan kreasinya kepublik dan juga bisa dipritungkan dalam medan sosial seni rupa Indonesia,” tambah laki-laki yang sering dipanggil oka oleh teman-temannya ini.
Pameran tunggal “Menjawab Kegelisahan” memiliki tim inti terdiri sepuluh orang serta dibantu tiga komunitas seni rupa mahasiswa ISI Yogyakarta yaitu Komunitas Tempat Kencing, Komunitas Tangan Reget serta Komunitas Titik Lenyap.
Pameran tunggal “Menjawab Kegelisahan” juga menampilkan acara pendukung berupa kunjungan bermitra ke lembaga/organisasi seni, komunitas/kelompok seni, selebaran edukasi, mural, bomber stensil serta membagikan stiker pameran.
Pameran tunggal “Menjawab Kegelisahan” akan dibagi dalam dua bagian yaitu acara utama pembukaan pameran tunggal “Menjawab Kegelisahan”. Acara pendukung yaitu pemutaran film dokumenter menjawab kegelisahan, pertunjukan kesenian dan live music, konferensi pers, Private view/preview party (untuk umum) serta kunjungan bermitra, focus group, mural dan bomber setensil, dan selebaran edukasi yang merupakan acara khusus intern.
Pameran dimeriahkan oleh Band Rescue, Innerva, dan Pertunjukan kesenian dari Bali.(Jogjanews.com/joe)
Share on Facebook
Tweet


